Salam Pramuka! Selamat datang di Blog Gerakan Pramuka GUDEP 11.173 -11.174 Pangkalan SMK N 1 Batang, Jl Ki Mangunsarkoro No.2 Dracik, Batang, Jawa Tengah ->http://dikari-scout.blogspot.com<- Semoga Bermanfaat!

Warna dan Arti Kiasan Tanda Kecakapan Umum ( TKU )

Bagikan

Warna dan Arti Kiasan Tanda Kecakapan Umum ( TKU )

Image

a. Kelopak bunga kelapa yang mulai merekah, menggambarkan pertumbuhan tanaman, mengibaratkan Pramuka Siaga yang sedang tumbuh menjadi tunas calon bangsa.

b. kelopak bunga diletakkan miring, menggambarkan bunga kelapa yang selalu memperlihatkan sudut miring terhadap batang pohonnya, mengibaratkan keterikatan Pramuka Siaga dengan keluarga dan orang tuanya.

c. Mayang terurai bertangkai tiga buah, menggambarkan bunga yang sudah mulai berkembang, indah dan menarik, mengibaratkan Pramuka Penggalang yang riang, lincah dan bersikap menarik, sebagai calon tunas bangsa yang sedang berkembang, menggladi dirinya dengan jiwa Pramuka yang berlandaskan pada Trisatya.

d. Mayang terurai yang mekar ke samping, mengibaratkan makin terbukanya pandangan Pramuka Penggalang, dan menerima pengaruh yang baik dari lingkungan sekitarnya.

e. Bintang bersudut lima mengibaratkan Ketuhanan Yang Mahaesa dan Pancasila.

f. Dua buah tunas kelapa yang berpasangan mengibaratkan keselarasan dan kesatuan gerak Pramuka Penegak dan Pandega, putera dan puteri, yang sedang membina dirinya sebagai mahluk pribadi, mahluk sosial dan mahluk Tuhan, menuju cita-cita bangsa yang tinggi, setinggi bintang di langit, untuk kemudian mengabdikan dirinya ke dalam dank e luar organisasi Gerakan Pramuka.

g. Tanda Penegak Bantara, Penegak Laksana dan Pandega diletakkan di atas pundak kiri dan kanan, mengibaratkan pemberian tanggung jawab yang tidak ringan yang dipikulnya sebagai anggota Gerakan Pramuka dan kader pembangunan bangsa dan negara.

Arti warna:

1) warna hijau melambangkan kesegaran hidup sesuatu yang sedang tumbuh.

2) warna merah melambangkan kemeriahan hidup sesuatu yang sedang berkembang.

3) warna kuning dan kuning emas melambangkan kecerahan hidup yang menuju ke keagungan dan keluhuran budi.

4) warna coklat melambangkan kematangan jasmani dan rohani, kedewasaan dan keteguhan.

Baca Selengkapnya...

Berdasarkan PP tentang Upacara dalam Gerakan Pramuka bahwa semua upacara dalam Gerakan Pramuka mengandung unsur-unsur pokok tertentu, salah satunya ad

Bagikan

Bentuk Barisan Dalam Gerakan Pramuka

Berdasarkan PP tentang Upacara dalam Gerakan Pramuka bahwa semua upacara dalam Gerakan Pramuka mengandung unsur-unsur pokok tertentu, salah satunya adalah bentuk barisan menurut golongannnya ( S, G, T dan D )

Bentuk barisan yang digunakan oleh peserta upacara ( Pada Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan ) selalu disesuaikan dengan perkembangan jiwa peserta didik. Bentuk barisan tersebut adalah sbb :

1) Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan perkembangan jiwanya masih terpusat pada orang tua/ Keluarga atau Pembina.

Image

2) Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Penggalang adalah bentuk angkare, karena perhatian dan perkembangan jiwanya telah mulai terbuka.

Image

3) Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah bersaf, karena perhatian dan perkembangan jiwanya sudah terbuka luas.

Image

4) Jika peserta upacara itu terdiri dari dua golongan atau lebih, maka bentuk barisan yang digunakan ditentukan oleh pimpinan upacara atau pengatur upacara sesuai dengan keadaan setempat, Seperi Upacara pindah golongan, upacara peringatan hari besar/ hari Pramuka dll.

Berdasarkan PP tentang Upacara dalam Gerakan Pramuka bahwa semua upacara dalam Gerakan Pramuka mengandung unsur-unsur pokok tertentu, salah satunya adalah bentuk barisan menurut golongannnya ( S, G, T dan D )

Bentuk barisan yang digunakan oleh peserta upacara ( Pada Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan ) selalu disesuaikan dengan perkembangan jiwa peserta didik. Bentuk barisan tersebut adalah sbb :

1) Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan perkembangan jiwanya masih terpusat pada orang tua/ Keluarga atau Pembina.

Image

2) Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Penggalang adalah bentuk angkare, karena perhatian dan perkembangan jiwanya telah mulai terbuka.

Image

3) Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah bersaf, karena perhatian dan perkembangan jiwanya sudah terbuka luas.

Image

4) Jika peserta upacara itu terdiri dari dua golongan atau lebih, maka bentuk barisan yang digunakan ditentukan oleh pimpinan upacara atau pengatur upacara sesuai dengan keadaan setempat, Seperi Upacara pindah golongan, upacara peringatan hari besar/ hari Pramuka dll.

Baca Selengkapnya...

Perubahan Kode Kehormatan ( Satya ) Pramuka

Bagikan

Perubahan Kode Kehormatan ( Satya ) Pramuka

Menjelang kegiatan Ulang Janji pada peringatan Hari Pramuka yang lalu, nampak 2 orang pembina tengah berdebat hangat, keduanya membincangkan penggunaaan bunyi/ kata satya yang akan dibacakan oleh pembina upacara yang diikuti oleh seluruh peserta Upacara Ulang Janji/ Renungan. Setelah ditelusuri ternyata ada yang berbeda kata pada kode kehormatan / Satya Pramuka.

Berikut perbedaannya :

AD GERAKAN PRAMUKA

KEPRES NO 24 TAHUN 2009

UU NO 12 TAHUN 2010

TENTANG GERAKAN PRAMUKA

Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan.

Kode kehormatan pramuka merupakan janji dan komitmen diri serta ketentuan moral pramuka dalam pendidikan kepramukaan. Kode kehormatan pramuka terdiri atas Satya Pramuka dan Darma Pramuka.

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.

- Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.

- Menepati Dasadarma..

Satya Pramuka

“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka .

Akhirnya mereka bermusyawarah sebentar untuk membuat kesepakatan bersama, dengan menggunakan Satya Pramuka seperti yang tercantum dalam UU No. 12 tahun 2010.

Namun bagaimana jika menggunakan Tri Satya yang terdahulu, ini juga diperbolehkan mengingat pada Bab VIII, pasal 47 ayat d menyatakan bahwa : Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi sebagaimana dimaksud dalam huruf a wajib disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang ini dalam waktu paling lama 2 (dua) tahun sejak Undang- Undang ini diundangkan, artinya bahwa diberikan waktu selambatnya 2 tahun untuk melakukan penyesuaian AD/ART Gerakan Pramuka, untuk itu sampai saat ini kita masih dapat menggunakan AD dan ART ( Kepres No 24 Tahun 2009 dan SK Kwarnas 203 tahun 2009 ) sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan Pramuka sehari-hari.

Maka dan selanjutnya tidak perlu berdebat lagi mana yang paling benar, hal ini karena kedua-duanya benar dan keduanya memiliki dasar hukum yang kuat dan keduanya telah diatur dalam UU Gerakan Pramuka. Baca Selengkapnya...

Warna dan Arti Warna

Bagikan

Warna dan Arti Warna

Dalam Lingkungan Gerakan Pramuka kita mengenal beberapa warna termasuk arti warnanya. Warna yang memiliki arti kiasan sangat membantu dalam menciptakan sebuah gambar agar lebih bermakna dan memberikan motivasi bagi penggunanya.

Berikut ini beberapa jenis warna dan arti warna di dalamnya :




NO


JENIS WARNA


ARTI WARNA



1

Merah

a. keberanian

b. dinamika

c. wanita

d. surya (matahari)

e. kasih sayang


2

Putih

a. kemurnian

b. kebersihan

c. kesucian

d. kewajiban

e. prasahajaan

f. pria

g. Candera (bulan)


3

Kuning

a. kejayaan

b. kebesaran

c. keemasan


4

Hijau

a. keagungan

b. kesejahteraan

c. kebijaksanaan

d. kecerdasan

5

Biru

a. daratan

b. kemakmuran

c. keta’atan

d. taqwa

6

Biru tua

a. laut

b. kesetiaan

c. ketekunan

d. ketabahan

7

Hitam

a. kedalaman

b. kesungguh-sungguhan


Sumber :

Lampiran I Kepres RI No. 448 tahun 1961

http://www.pramukanet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=274&Itemid=78


Baca Selengkapnya...

visi dan misi pramuka di dunia

Bagikan

visi dan misi pramuka di dunia

Visi untuk Pramuka adalah:

Sebagai Gerakan global, memberikan kontribusi yang nyata untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

Kami melihat Pramuka memasuki abad kedua sebagai Gerakan, berpengaruh berbasis nilai pendidikan difokuskan pada pencapaian misinya, yang melibatkan orang muda yang bekerja sama untuk mengembangkan potensi penuh mereka, didukung oleh orang dewasa yang mau dan mampu melaksanakan peran pendidikan mereka.

Kami melihat Pramuka di seluruh dunia sebagai menarik dan mempertahankan semakin banyak orang muda (khususnya remaja) dari kedua jenis kelamin dan berasal dari segmen yang lebih luas dari masyarakat.

Kami melihat Pramuka menarik bagi orang dewasa, wanita dan pria, di semua budaya - Gerakan melalui mana mereka dapat memberikan kontribusi yang signifikan kepada masyarakat dengan bekerja dengan orang muda.

Kami melihat Pramuka sebagai Gerakan, dinamis inovatif dengan sumber daya yang memadai, struktur sederhana dan keputusan demokratis di mana proses pengambilan organisasi, manajemen dan komunikasi yang efektif di semua tingkat.

Misi Pramuka adalah untuk memberikan kontribusi terhadap pendidikan generasi muda, melalui sistem nilai berdasarkan Janji Pramuka dan Hukum, untuk membantu membangun dunia yang lebih baik di mana orang diri dipenuhi sebagai individu dan memainkan peran konstruktif dalam masyarakat. Hal ini dicapai dengan:

  • melibatkan mereka sepanjang tahun formatif mereka dalam proses pendidikan non formal
  • menggunakan metode khusus yang membuat setiap individu agen utama nya atau pengembangan sebagai seorang yang mandiri, orang mendukung, bertanggung jawab dan berkomitmen
  • membantu mereka untuk mendirikan sebuah sistem nilai berdasarkan prinsip-prinsip spiritual, sosial dan pribadi seperti yang dinyatakan dalam Janji dan Hukum.

Tujuan dari strategi ini adalah untuk melaksanakan Misi. Penerapan Misi pada tahun 1999 adalah tonggak utama bagi dunia Pramuka. Misi dan enam tantangan yang teridentifikasi sangat penting untuk diatasi jika misi kami adalah untuk dicapai.

Enam Tantangan
Enam tantangan diidentifikasi pada Konferensi Durban dan perlu pahami untuk mencapai misi kami adalah:
  1. Relevansi: memenuhi kebutuhan dan aspirasi kaum muda.
  2. Sifat yang saling melengkapi: fokus pada kontribusi khas Pramuka bisa buat pendidikan anak muda, khususnya melalui Metode Pramuka.
  3. Keanggotaan: menjangkau orang-orang muda lebih.
  4. Dewasa: menarik dan mempertahankan orang-orang dewasa yang kita butuhkan.
  5. Hubungan dan kemitraan: bekerja dengan orang lain untuk lebih melayani kaum muda.
  6. Persatuan: mengejar tujuan yang sama di semua tingkatan.

Tiga Strategis Daerah

Keenam tantangan menyediakan tiga bidang kerja:

  1. Pemuda: meliputi tantangan pada Relevansi, alam Pelengkap dan Keanggotaan untuk membawa lebih baik Scouting agar anak muda lebih banyak, terutama remaja.
  2. Dewasa: meliputi tantangan pada Dewasa: menarik dan mempertahankan orang-orang dewasa yang kita butuhkan, dengan penekanan pada konsep relawan.
  3. Struktur dan Sistem: mencakup tantangan pada Hubungan dan kemitraan - yang mengakui kebutuhan untuk bekerja dengan orang lain untuk melayani orang-orang muda - dan tantangan pada Persatuan: mengejar tujuan yang sama di semua tingkatan. Kerja di daerah strategis harus mengarah pada peningkatan keefektifan Gerakan.
Baca Selengkapnya...

Powered by Blogger